Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Berkelana di RRI

Dahsyat yaa pertama kali mengudara udah level RRI, yah ini tentang my experience bisa dibilang gitu. Atau bonek (bocah nekat) kali yaa  Berawal dari grup kabinet ppi maroko yang menawarkan siapa yang bersedia jadi narasumber di rri? Ada beberapa opsi yang ditawarkan hari aksara, hari rri, hari perhubungan nasional dan world heart day. Gw dengan tingkat kepedean tinggi akhirnya langsung japri ke pengurus biro persnya ppi dunia (hi usamah!) Ga lama gw oke-in tentang Hari Aksara. Sebelumnya sangat buta sekali tentang apa itu aksara? Kata yang intelektual menurutku. Ternyata itu adalah hari buta huruf. Yuap disini berarti kita beropini! Because i'm very interested with opinion. Remaining 2 weeks, untuk siaran menjadi narasumber di rri. Tapi hari itu juga aku langsung di hubungi dengan pihak pers ppi dunia pusat. "Mbak, siap menjadi narasumber di rri pada tanggal 4 September dengan tema hari aksara?" Dengan lantang "in shaa allah mb siap" lalu "j...

Resah

Bismillah, dari screenshot di atas pengen mengulik dan beropini sedikit, tentang kenyataan dan trending topic hari ini! Pagi ini, niat cari inspirasi dan hiburan. Sempet excited dengan berita anak umur 14 tahun yang berhasil lulus TES SBMPTN dan masuk Kampus ITB Bandung. Yang pada kenyataannya dia sendiri harusnya baru 1 SMP coba (menyadarkan belajar itu bukan usia yang membatasi) Dan yang kedua seorang guru, bu Marsiani. Mengajar totalitas dari kelas 1-6 SD, beliau sendiri menjadi gurunya Pertama jadi orang indonesia itu asik! Banyak beragamnya, budayanya, bahasanya. Makin lo jauh dari tanah kelahiran makin berasa kalau, Indonesia itu istimewa. Banyak hal inspiratif dan enerjik yang membanggakan bahkan yang ga diliput sangat belum ketahuan banyak. Kadang kita fokus dan jadi beban pikiran dan mental dari berita yang ga berbobot dan makin bikin migren tambah jadi. Tapi realitanya, sedikit mengurangi kegalauan dan kalau kata ustazh gw dulu, (hidup itu kurangin yang ena...

Tanda tanya?

Kali ini banyak hal yang menjadi misteri dan teka-teki dalam hidup kita. Dari masalah cinta, pendidikan, karir dan buat hari esok ajah kita gak pernah membayangkan apa yang akan terjadi. Dan kadang apa yang kita mau dan sudah rencanakan malah ga ada hasilnya sesuai planing kita. Perjalanan hidup seseorang ga bisa disamakan dan ga bisa dibanding-bandingkan dia lah lebih bahagia atau dia yang lebih sukses. Karena sejatinya kita hanya berusaha dan berdoa. Tapi balik lagi allah lah yang menentukan baik dan buruknya kita. Selama 2 tahun ini jadi diaspora, hidup lintang lantung. Tahun pertama ga pernah membayangkan dan mikir masih enjoy ajah bawaannya, tapi kesini demi berlanjutnya otak gw ga boleh statis dan diem ditempat ajah. Banyak orang sukses dan bahagia terlahir dari air mata dan serba kekurangan. Butuh pengorbanan hidup, apalagi belajar ga punya ortu di negara orang itu challenges bgt buat gw sendiri. Ga bisa disamakan apa yang kita liat di foto dengan kenyataan a...

Jadikan sosial media saham akhirat!

Media sosial memang layak menjadi sarana seseorang mengekspresikan dirinya. Entah itu dalam bentuk tulisan, foto, atau bahkan video. Itu sah-sah saja menurut saya, tidak dapat dipungkiri belakangan ini sering muncul kabar-kabar negative yang meresahkan pengguna aktif media sosial tersebut. Dari kabar berita hoax, foto atau video yang perlu adanya sensor tersebar luas, seakan-akan sebagai kesenangan pribadi atau komersil. Kali ini kita akan membahas yang sedang hangat-hangatnya terjadi yang jadi breaking news hari ini. Banyak dari kita yang tahu apa arti sosial media, tapi banyak juga yang tidak tahu cara memanfaatkannya. Sampai saat ini mungkin saya sendiri masih terlalu takut untuk terlalu jauh tenggelam dalam sosial media. Sering kita tahu sosial media, jadi bahan bersenang-senang personal dan jauh dari itu media sosial banyak juga memberikan manfaat dan kemudahan. Dengan peran media sosial kita bisa melakukan kegiatan bisnis, berdakwah dan menyambung tali silaturahmi. ...

Wisata Maroko : Ziarah Wali Tujuh, Marrakech

Negeri Maroko banyak melahirkan ulama dan wali. Di kota Marrakesh Maroko ada Wali Tujuh yang banyak diziarahi kaum muslimin dari seluruh dunia.  Siapa mereka? Mari kita simak tulisan Saiful Bahri dari Alkisah yang pernah berkunjung ke kota Marrakesh, Maroko, tahun 2013. Waliyullah ada di mana-mana. Di Indonesia dikenal Wali Sembilan, yang mafhum dalam sejarah sebagai ulama yang mengislamkan tanah Jawa. Demikian juga di luar negeri, ada Wali Tujuh (Sab’atur Rijal) di kota Marrakesh, Maroko, negeri yang terletak di sebelah barat-utara benua Afrika. Karena terletak di sebelah barat, orang Arab menamainya juga negeri ini sebagai negeri Maghribi. Sebutan Al-Maghribi, tidak asing bagi umat Islam di Jawa, sebab sebutan melekat pada nama seorang wali di Jawa, yaitu Syaikh Maulana Maghribi. Yaitu seorang ulama yang berasal dari negeri Maghribi (Maroko). Saking terkenalnya nama ulama ini, di Jawa, makam atau petilasannya ada di tujuh tempat. Subhanallah! Jadi hampir setiap kelompok mas...

Wasiat dari sekolah

Suara ayam berkokok telah menemaniku dalam lamunan tak sadarkan jiwa belum mengumpul dalam raga. Mengarungi lorong dipan yang begitu gelap banyak sandal dan juga gayung yang menjadi pilihan. Birkah yang telah menganga lebar meluapkan muntahan air jernih nan dinginnya. Lampu hamam yang tak bosan menyala untuk menemani kala bulan menerangi gulita.  Sunyi, sepi, tak berpenghuni masih dalam keadaan para santriwati dalam posisi nyenyaknya. Kewajiban bagi kami warga 3 aliyah untuk siap segera dalam menuju saung santri. Berlari kecil, tak tau raut muka bahkan wangi alami bangun tidur masih terpangpang nyata dalam raut.  Sedikit yang akan aku bagikan dan tuangkan. Bentuk pengamalan yang kelak berguna bagi para reader sekalian. Yang telah di ajarkan oleh assatidzah kami yang terhormat wa bil khusus ustzh Ulfah Noer Alie, S.ag. Meski tak begitu sempurna tapi jika mudawwamah akan nikmat rasanya. Pepatah mengatakan "خير الامور اوسطها "  1. Sholat Tahajud Niat sholat:...

Ohh Maroko....

IF YOU BELIEVE IN YOURSELF ANYTHING IS POSSIBLE Hidup untuk bermimpi, berusaha dan berdoa lalu bertawakal atas apa yang telah digariskan. semoga goresan ini dapat membantu teman-teman dalam melanjutkan dan memberi yang terbaik untuk diri sendiri terlebih dahulu. Sebelumnya terdapat 2 jalur menuju Maroko dalam program http://diktis.kemenag.go.id dan PBNU. Dan kebetulan aku di program diktis aku akan memaparkan segala bentuk yang diperlukan. Tepat 31 Mei 2015 setelah aku menyelesaikan pendidikanku di Pondok Pesantren Attaqwa Putri Bekasi, begitu bingung dan gundahnya hati tak tau aku harus melanjutkan akademiku dimana. Berusaha mencari informasi dan membuka buku kembali mengulang dan mengikuti berbagai jenis test perkuliahan. Salah satu dari 3 test yang aku lakukan adalah ke Maroko. 13 Juni 2015 Aku dan teman-teman melaksanakan test tulis dan lisan. Test tulis berupa pelajaran pondok ( Al quran, hadits, Fiqih, Usul fiqh, Balagah, Nahwu, Insya dan Shorof) dan test lisan beru...

Belajar dari ulama salaf

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ “Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas  (patah semangat).” (HR. Muslim no. 2664). Bagi sebagian penuntut ilmu, kadang merasa jenuh dan malas-malasan ketika menuntut ilmu. Seperti juga jiwa yang teramat faqir ilmu ini. Sedikit mengulik dan menelaah kenapa ulama-ulama salaf banyak menciptakan kitab-kitab terkenal dan sangat bermanfaat di zaman yang sesak dengan kemaksiatan ini. Sebenarnya waktu ketika ulama salaf hidup dengan waktu dimana kita hidup sama-sama 24 jam iyah bukan? Tapi kenapa di jaman yang sangat canggih ini malah para ilmuwan sangat jarang dan minim. Sekalinya dia berilmu tapi pasti ada cacatnya. Sejatinya, niat ikhlas menuntut ilmu itu puncak dari belajar. Mengharapkan taufiq dan pertolongan kepada allah, sebagai modal pertama kita dalam memulai belajar ilmu apapun itu di dikhususkan bagi ilmu agama islam. Semangat dari para ul...

Indah

1. cinta adalah perasaan sementara sedangkan yang melanjutkan adalah kasih sayang sehingga kalau kedua hal tersebut tidak ada maka berarti bukan jodoh. 2. jodoh terbaik itu adalah cerminan diri, bukan tumpuan harapan. Jika ingin jodoh yang berkelas maka kita harus menjadi orang yang berkelas. Berkelas itu tidak sama dengan mahal. 3. Cintailah dia, tapi jangan berharap kepadanya. Cintailah dia, dan hanya berharaplah kepada Tuhan, sambil memantaskan diri agar Tuhan memberkahi perjodohan Kita. 4. Jodoh itu kita. Bukan dia atau kamu atau saya. Tentang kita bagaimana memandang dan belajar hidup bahagia 5. Jodoh kita sudah ditakdirkan oleh Allah, dan ia tidak akan kemana-mana. Tetapi jodoh tidak akan datang kalo tidak dicari. Sama halnya dengan rezeki. Rezeki tidak akan kita dapatkan kalo tidak di usahakan. 6. jodoh itu adalah sesuatu yang diusahakan untuk mendekati apa yang telah digariskan oleh Tuhan 7. Jodoh itu ibarat sebuah tanaman bunga Mawar apabila tak di...

Aku lupa bahwa aku Muslimah

Tengkyu sidi Ihsan yang telah membuka cakrawala saya akan ketidakniscayaan sosok perempuan  dengan ambisi yang menggebu-gebu dan sejatinya ia pasti merindukan sosok laki-laki yang akan berada di sampingnya menikmati masa tua bersama dengan anak-anak yang berada di sekelilingnya. Yah begitulah hidup tidak bisa sukses dan bermartabat di semua tempat. Ketika kita mencari wajah manusia, benar janji Allah kau akan menjadi hina dina. Dunia yang menjadi tujuan dan cita-cita terbesar. Kepopuleran, jabatan, harta dan keluarga terpandang nan bahagia sebagai jargon hidup sempurna yang bisa didapat dengan menggunakan logika dan semata-mata karya buah tangan pribadi. Mustahil . Pernikahan dan semua itu dibangun dengan kerja sama dan saling mengalah. Bukan keegoisan yang terlahir dari setiap pasangan. Karena sejatinya setiap pasangan harus ada yang berkorban mengabdikan dirinya di dalam rumah. Bukan berarti mereka kalah tapi mereka tau batas porsi setiap jiwa dari salah satunya. Dan sejati...

Malam

Ya allah aku rindu cintamu Aku rindu tawamu Aku tau jihad yang paling dalam adalah Jihad melawan hawa nafsuku Beri aku kekuatan Untuk menjalani hari-hariku tanpa cinta Aku tidak bisa menepikan bayangnya Aku tak tau dia siapa Yang semakin jauh hari aku merasa sedang membohongi diriku sendiri Aku bukan membenci dirinya Tapi aku sendiri tak tau ketika kata sudah terlanjur terlontar Hanya sesal yang menyelimuti Ketuk hatinya tuhan Aku harap perasaanku sama apa yang sedang dia alami kali ini Aku ingin pulang Agar puasaku dan dia selesai sampai sini Aku merasa dulu bisa hidup tanpa cinta Tapi kenapa aku sedang haus cinta kali ini Aku butuh sumber kebahagiaanku Aku menginginkannya dekat di ragaku Aku tak bisa menyembunyikannya tuhan Jaga dia Jaga hatinya Ketuk hatinya Aku mencintainya

Transit

Ada jeda di setiap kejadian Ada transit di setiap perjalanan Begitupun dengan kehidupan Antara masa lalu dan masa depan Ada satu waktu yang luput dari pergerakan Antara ingin maju atau melangkah mundur Transit Disini waktu yang tepat untuk semua orang memberi dan menerima kesempatan kedua Banyak keputusan baru yang di ambil di titik transit Ada juga yang harus direlakan untuk sesuatu yang lebih berharga Terlebih kita menyadari Bahwa di balik kerelaan tersebut ada bahagia yang tersembunyi yang bukan hanya untuk diri kita sendiri namun untuk dibagikan kebanyak orang

Sejauh mana memaknai cinta untuk pernikahan

  Hal apa saja yang membuat sepasang kekasih saling yakin satu sama lain? Pertama, kenapa visi misi menjadi penting? Ibarat perjalanan, dia adalah sebuah peta yang menjadi acuan bersama dan kedua, secara pribadi ketika seseorang memiliki keseimbangan intelektual, emosional dan spritual, adalah poin yang sangat membantu,  terlebih lagi terjadi ruang diskusi yang memungkinkan kita untuk mengeksplorasi rasa, kebutuhan dan lainnya. Tidak ada yang superior dan inferior, melainkan saling melengkapi. Bukankah pernikahan adalah salah satu jalan menuju kesempurnaan Sang Pemilik kesempurnaan. Jangan menyimpan kata-kata cinta hingga orang yang kita cintai tak ada, maka ucapkanlah karena sungguh tak mengurangi kewibawaan seseorang bahkan meninggikan derajat kemuliaannya.  Dari cinta kita berasal dan atas nama cinta dia menciptakan kita karena tujuan cinta, kita mendatangi-Nya  dan demi cinta pula kita menghadap-Nya  (Ibnu arabi) Cinta mengarahk...