Kali ini banyak hal yang menjadi misteri dan teka-teki dalam hidup kita. Dari masalah cinta, pendidikan, karir dan buat hari esok ajah kita gak pernah membayangkan apa yang akan terjadi. Dan kadang apa yang kita mau dan sudah rencanakan malah ga ada hasilnya sesuai planing kita.
Perjalanan hidup seseorang ga bisa disamakan dan ga bisa dibanding-bandingkan dia lah lebih bahagia atau dia yang lebih sukses. Karena sejatinya kita hanya berusaha dan berdoa. Tapi balik lagi allah lah yang menentukan baik dan buruknya kita.
Selama 2 tahun ini jadi diaspora, hidup lintang lantung. Tahun pertama ga pernah membayangkan dan mikir masih enjoy ajah bawaannya, tapi kesini demi berlanjutnya otak gw ga boleh statis dan diem ditempat ajah.
Banyak orang sukses dan bahagia terlahir dari air mata dan serba kekurangan. Butuh pengorbanan hidup, apalagi belajar ga punya ortu di negara orang itu challenges bgt buat gw sendiri.
Ga bisa disamakan apa yang kita liat di foto dengan kenyataan ap yang kita kerjain, setiap langkah ga mungkin kita abadikan. Biarkan air mata dan rasa letih tidak ditunjukan tapi gw akan mencoba menunjukan foto bahagia dan kesuksesan kelak.
Dalam al quran sendiri sudah termaktub
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ
Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS Az Zumar: 9)
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ
Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS Az Zumar: 9)
Dalam hidup emang udah jadi kodrat step by step planing kita, bakal di atur atau kita yang mengatur. Misal udah lulus sekolah kapan nikah? Atau udah nikah kapan punya anak? Karena buat masalah ini kita yang berhak menentukan dan allah yang menakdirkan buat omongan orang apalagi dari temen2 kita trus jadi ikut2 tan mau nikah juga atau pengen punya aja banyak bahkan poligami. Allahu akbar.
Jadi manusia harus punya prinsip, jangan hidup di atas cibiran orang. Kalau ikutin omongan dan nyiyiran orang ga bakal ada kata bahagia dalam rumus hidup lu. Puncak dari kita punya target adalah tawakal se dahsyatnya target kita tetap gak ada hasilnya kalau kita bertawakal.
Karena menurut pengalaman gw, banyak target dan pencapaian tapi ga dibarengi dengan tawakal nihil. Kita ga boleh memaksakan kehendak kita karena menurut kita baik belum tentu menurut allah tidak. Banyak berserah, curhat dan shalawat. Karena itu jurus paling jitu buat mengatasi hidup.
Target itu perlu, tapi jangan lupa menikmati proses lebih dari segalanya. Karena kita dapat ilmu bukan dari bangku sekolah tapi dari orang2 pinggiran mereka yang membuka kaca mata hati kita biar selalu berusaha dan kerja keras. Ga cuman pindah tempat tidur ajah lu ke sini. Okay!
Semangat dan semangat! Selama kita belajar bukan serius tapi banyak berpikir dan juga berpikir sebelum berbicara.
Komentar
Posting Komentar